Whipped Cream Cantik: Burberry Liquid Lip Velvet

Beauty

Sebagai anak bontot dari tiga bersaudara cewek semua, aku lumayan beruntung punya 2 Mbak yang mengkoleksi make up dengan jumlah sedikit diatas batas cewek normal. Tambah beruntung lagi, aku punya tugas mulia buat bantu ngabisin (dan ngereview) supaya koleksi kami bertiga tidak sia-sia teronggok cuma dinikmati sendiri. Konon katanya si, sharing is caring yah, Beb. Setidaknya bisa kasih tips biar ga salah beli atau memudahkan nyari gintju. Ga perlu jadi expert dulu kan kalau mau sharing. Jadi sebatas pengetahuan aku dulu yee…

Kami bertiga sering saling berkirim info dan berdiskusi di group Whatsapp yang kami namakan ‘Bakul Benges’ atau penjual gintju. Disini kami saling jadi kompor dan saling mengingatkan kalau memang sudah kelewat, tapi memang lebih sering jadi kompornya. Soalnya kan bisa ikutan pake. Bwikikikikikiiiikkk… Sampe pada suatu siang, aku ngeliat ada kedip-kedip ijo di ponsel pintarku. Ada beberapa notifikasi dan salah satunya dari group ini. Biasanya kalo gini, ada berita penting yang masuk. And yes, liquid lipstick Burberry pesanan si Embak udah datang! Can’t wait to try it…

Singkat kata waktu dia nyampe Salatiga dan aku langsung bongkar isi beauty casenya. Ada beberapa lipstick baru yang harus aku coba, dan yang pertama aku samber adalah si Burberry Liquid Lip Velvet ini.


Masih terbungkus boxnya dengan material kertas bertekstur ciri khas mereka dan merk diemboss metallic. Bagian dalam box dilapisi bahan metallic yang sama dengan emboss brand di depan. Terlihat simple memang kalau dilihat sekilas, tetapi… ah sudahlah. Bukan disini aku harus ngomongin packaging, besok ajalah mengagumi kualitas material dan cetakan box kecil ini bareng graphic designer di kantor.

Ketika diangkat, memang bobotnya lebih berat dibanding liquid lipstick lain. Ternyata setelah ditarik keluar memang material tubenya tebal dengan tutup hitam bermotif plaid khas Burberry. Sebelum pake, aku kepoin lagi keterangan-keterangan di boxnya. Bold & Matte Whipped Lip Cream.

Whoa, mereka menambahkan kata ‘whipped’, gombalan marketing yang lumayan menggoda semua pecinta gintju. Nama lip cream aja udah terlalu mainstream kali ya, Bok. Mungkin maksud mereka mengesankan bahwa konsistensi gintju ini lebih rich dan kental daripada lip cream pada umumnya. Btw, aku banyak belajar ilmu marketing gombal dari make up juga. Produk memang banyak yang kualitasnya hampir sama, jadi yang terpenting adalah gimana cara ‘mengemas’ supaya menarik. Baik itu dari nama, kata-kata, sampai dengan packaging. Biasalah dunia make up, beda konsistensi atau finish dikit bisa jadi produk baru. Namanya  biasanya juga dikerenin biar menarik.

 

Warna bright plumnya mengingatkan ungunya anggrek ❤

 

Aplikatornya yang fleksibel mempermudah aplikasi gintju. Point plus lagi!

Balik lagi, waktu dioles di punggung tangan, teksturnya memang seperti whipped cream dan berangsur-angsur meleleh terkena panas tubuh. Ketika diulas di bibir, tercium aroma wangi elegan. Baru sekali oles warna bold, seperti yang dijanjikan langsung nampang cantik di bibir. Rata, ga ada patchy sama sekali. Gintju si Embak ini nama shadenya Bright Plum, (ah, urusan menamai shade emang yang paling keren Urban Decay sama Kat von D). Seperti namanya yang mudah ditebak, warnanya di bibirku keluar plum cerah agak ke pink. Enteng, ga berasa tebel, lembut dan velvety. Bukan tipe yang mengering, tetapi creamy dan nyaman. Jadi jangan berharap gintju ini transferproof ya, Beb.

Baru oles di bibir bawah jadi inget kalau ada gintju cream yang formulanya mirip. Lancôme L’Absolu Velour Intense Lip Colour (udah ga usah diucapin, ntar lidahnya ruwet). Iseng-iseng aku oles di bibir atas buat bandingin. Finishnya memang sama, creamy dan mengkilat, pigmentasi sama-sama gilanya. Tapiiii… Burberry lebih nyaman dipake dan lebih ringan di bibir.


Mmmm… I’m impressed. Mana warnanya syantiiieeekk banget. Bold dan tetep cocok buat kulit mediumku. Tapi ga tau juga, belum ketemu Bapak, kalo Bapak diem aja berarti memang keliatan bagus. Tetapi kalo beliaunya udah melontarkan komentar ajaib, yaudah wasalam. Mending ga dipake lagi.

Jadi kalo kalian mengkoleksi gintju high end, pastikan Burberry Liquid Lip Cream ada di beauty casemu. Dijamin ga nyesel. Oiya, I’ll try my best untuk nyari cheap dupesnya. Memang gitu si cara mainnya di rumah, si Embak beli gintju high end, si Bontot nguber cheap dupesnya di drugstore. Kalo udah ketemu, aku bakal update post ini (again, enggak janji lo). Wish me luck ya!

Smooch!

Aku lebih suka memadukan gintju dengan shade bold hanya dengan winged eyeliner.

 

Seperti biasa, semua koleksi dan foto ini punya si Embak. Nih, dia juga pake gintju yang sama.

Permisi om tante, si Nakal ikut nampang pantatnya aja bole yaa…

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s