Naik-Naik ke Puncak Gunung – Motoran Part 1

Travel

“Serius mau ke Telomoyo? Minggu kemarin longsor lho,” kata si Arief (@ariefpramasto) sambil nyesep kopi panasnya. Baru saja kami selesaiin beberapa urusan pekerjaan di salah satu kafe, dan lanjut ngobrolin soal rencanaku jalan ke Gunung Telomoyo. Itu kan seminggu kemarin. Di puncak Telomoyo katanya dipake buat pemancar juga, mestinya bekas longsor udah dibersihin kali ya… Walopun berharap sudah dibersihkan tapi tetap was-was juga. Memang satu-satunya cara membuktikan cuma lihat langsung kesana. Sedikit cerita, Arief itu sahabat sekaligus fotografer dan designer langgananku, yang saat itu juga mengusulkan untuk membeli domain atas namaku. “Mau dipakai buat apa belakangan, yang penting beli dulu.” Haha, beneran kepake juga sekarang. Thanks, Rip!

Queen’s Bathwater (Gunung Kidul II: Part 3, End)

Travel

Hari sudah semakin sore ketika aku dan Maria (@marianiena) memutuskan untuk kembali ke pantai Wediombo. Walaupun sudah menempuh berjam-jam perjalanan trus main-main di Luweng Sampang dan pantai Jogan, badan tidak terlalu lelah. Soalnya di jalan aku ga berhenti ngemil, minum air putih dan menikmati kopi yang dibawa dari rumah. Kalau melewati perjalanan panjang biasanya kami selalu memastikan urusan logistik tidak kurang. Air putih, susu, cemilan, dan roti ga pernah ketinggalan. Urusan makan apalagi, jangan sampai telat supaya ga nambah urusan di jalan. Untungnya kami punya prinsip yang selalu dipegang saat mbolang cantik. Yang penting makan dan kenyang, rasa nomer ke sekian.

The Wedding Veil (Gunung Kidul II: Part 2)

Travel

Masih dalam trip Gunung Kidul yang kedua dan masih juga bersama Maria (@marianiena), aku kembali memulai perjalanan menuju tujuan berikutnya. Sambil diam-diam berangan-angan suatu saat akan foto prewedding di Luweng Sampang (#eh), kami mulai berdiskusi tentang tujuan berikutnya. Seharusnya tujuan berikutnya ke air terjun Sri Gethuk, tetapi karena masih musim kering dan takut kecewa gara-gara airnya sedikit, jadi kami memutuskan untuk loncat ke tujuan ketiga: Pantai Jogan.

Lapis Legit di Dusun Sampang (Gunung Kidul II: Part 1)

Travel

Seperti yang sudah diperkirakan sebelumnya, perjalanan ke Gunung Kidul, Yogyakarta tidak mungkin hanya dilakukan sekali. Keindahan alamnya sepertinya selalu mengundang untuk dikunjungi lagi, terutama di area yang masih sepi dan jarang didatangi manusia. Buat aku dan beberapa temanku yang sependapat maksudnya. Soalnya bagiku tempat paling menyenangkan di alam itu memang yang belum tersentuh banyak orang. Selain masih bersih, enak banget ambil fotonya. Pastinya bebas foto-foto dengan pose-pose bodoh tanpa khawatir dilihat orang. :p